FB-LIKE

Kamis, 06 September 2012

SETEL SENDIRI KLEP SATRIA F150 agar mesin tidak berisik


Kali ini saya ingin berbagi ke Brow para FuHolic, Para penggemar Satria F 150, tentang bagaimana cara setel klep suzuki satria FU. Satria F150 atau biasa disebut juga Satria fu yang bermesin DOHC(Double Over-head Camshaft) yang artinya memiliki 4 buah klep (valve) yang dioperasikan langsung oleh noken as. Tapi Brow, Tau gak kalo motor ini tidak dilengkapi baut setelan klep seperti motor lainnya. Padahal setelan klep motor kan sangat penting untuk performanya. Terlalu rapat ataupun terlalu renggang bisa mempengaruhi akslerasi dan speednya. Untuk motor kebanyakan, setelah di skir maka setelan klep musti disesuaikan melalui baut setelan klepnya agar celah kerenggangannya terjaga. Ini harus dilakukan karena setelah di skir payung klep dan valve seat alias dudukan klep akan terkikis.  Ini juga yang mendasari beberapa mekanik mengharamkan  penyetelan klep pada satria f150. 

Sebenarnya skir klep untuk motor ini sah sah aja dilakuin asalkan setelah diskir celah kerenggangan disesuaikan lagi. Dan tentunya usahakan skir menggunakan pasta yang halus saja atau juga bisa menggunakan autosol sehingga ga banyak mengikis payung klep dan valve seat. Langsung aja gimana langkah-langkahnya...
  1. Buka tutup silinder head dengan cara membuka 4 buah baut ukuran L6 dibagian atas.
  2. Posisikan piston di TMA(Titik Mati Atas) tapi yang setelah klep in bekerja. Intip dari blok magnet.  hingga terlihat huruf T pada magnet. Ini menunjukkan piston sudah berada pada titik mati atas.
  3. Kalau udah, siapkan bilah feeler / fuler / feeler gauge yang akan berguna untuk mengukur kelebaran celahnya kemudian Sisipkan bilah feeler ke celah dibawah noken-as. dan ukur jarak kerengangannya.

  4. Normalnya untuk setelan klep satria f150 atau Satria FU adalah :0,10-0,20 mm untuk klep in  0.20-0.30 untuk klep ex.  Inget ukuran ini pada saat mesin dingin ya..
  5. Kalo ga sesuai tinggal lepas noken asnya dan lepas rumah untuk shim. Nah yang mempengaruhi celah klepnya adalah shim. bentuknya sangat kecil, seukuran pil gitu deh.

  6. Periksa angka yang tercetak pada shim. Ini menunjukkan ketebalan shim. Untuk meyakinkannya bisa ukur menggunakan micrometer. Makin tebal shim maka setelan klep makin rapat celahnya. Pilih shim yang sesuai.  Ada 21 ukuran shim dari ukuran 1.20 sampai 2.20 mm dengan interval 0,05 mm.

ContohKasus :
jika celah klep out 0.05 mm, padahal harusnya paling rapatnya 0.20 mm. Berarti celah kurang lebar 0.15mm atau shim terlampu tebal 0.15mm. Jika shim yang terpasang ukuran 1.80,  maka bisa diganti ukuran 0.15mm lebih tipis.= 1.80-0.15 = 1.65mm
Jika ingin Setelan klep 0.25mm, gunakan 1.60mm

Okey... semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58 :59 :60 :61
:62 :63

Posting Komentar

Mari saling membantu

FB-COMMENT